Senin, 07 Maret 2016

Obat alami penangkal jerawat

Hasil gambar untuk gambar orang jerawatan

Bahan alami untuk menghilangkan jerawat adalah salah satu jalan paling aman untuk mengatasi jerawat karena tidak akan menimbulkan efek samping, selain itu bahan yang dibutuhkan pun relatif mudah untuk dicari dan juga tidak akan menghabiskan banyak biaya.

Penyebab jerawat pada umumnya dikarenakan wajah kurang bersih, kemudian stress atau terlalu banyak fikiran, alergi, makan makanan yang mengandung lemak tinggi,kurang istirahat, keturunan dan faktor yang paling berperngaruh adalah faktor pubertas

Nah setelah mengetahui apa saja penyebab jerawat, sekarang saya akan memberitahu beberapa cara alami menghilangkan jerawat pada wajah.
silahkan disimak !!

1-Hasil gambar untuk gambar daun sirihDaun Sirih dipercaya dapat mematikan bakteri yang menyebabkan timbulnya jerawat sehingga air perasannya dapat digunakan untuk membasuh muka.
-Caranya : Rebus beberapa lembar daun sirih dan tunggu hingga mendidih, lalu gunakan airnya untuk membasuh muka selagi suam-suam kuku.

2-Hasil gambar untuk gambar TomatBuah Tomat juga ampuh untuk mengatasi jerawat dan juga dapat mengencangkan kulit wajah.
-Caranya : Pilih buat tomat yang sudah masak lalu dibelah menjadi 2 atau 3 bagian.kemudian gunakan untuk menggosok seluruh bagian wajah.diamkan sekitar 15menit lalu bilas dengan air hingga bersih.

3-Hasil gambar untuk gambar Daun BijiTumbukan Daun Jambu Biji berkhasiat mengatasi wajah berjerawat serta dapat menghaluskan kulit wajah .
-Caranya : Oleskan pada wajah kemudian diamkan sekitar 10 menit lalu bilas dengan air hingga bersih.

4-Hasil gambar untuk gambar jeruk nipis dan melonJeruk Nipis/Lemon dapat mengencangkan kulit wajah dan juga dapat mengatasi masalah wajah berjerawat dengan cepat
-Caranya : Belah jeruk menjadi 2 bagian lalu oleskan keseluruh bagian wajah hingga semalaman dan paginya baru dibilas.

5-Hasil gambar untuk gambar belimbing wuluhBelimbing Wuluh dapat berfungsi untuk menjaga kulit wajah agar tetap cerah dan fresh
-Caranya : Tumbuk beberapa belimbing wuluh lalu campur dengan air yang telah diberi sedikit garam lalu oleskan pada wajah, biarkan beberapa menit lalu bilas dengan air.

6-Hasil gambar untuk gambar bawang putihBawang putih yang biasanya untuk memasak ternyata juga manjur dalam mengatasi jerawat.
-Caranya : Tumbuk atau iris bawang putih lalu usapkan pada wajah, diamkan beberapa menit lalu bilas dengan air sampai bersih

7-Hasil gambar untuk gambar buah pepayaBuah Pepaya adalah alternative lainnya yaitu dengan menggunakan buah pepaya yang telah matang.
-Caranya: buah pepaya yang telah matang,dilumatkan dan dicampur dengan sedikit air putih hingga menjadi seperti adonan dan kental bisa digunakan seperti masker untuk mengobati dan menghilangkan jerawat.
Madu + Susu juga dapat membantu mengatasi jerawat, caranya mudah cukup oleskan madu dan susu ke bagian wajah yang berjerawat dua kali sehari.

8-Hasil gambar untuk gambar daun lidah buayaLidah Buaya juga merupakan cara paling ampuh mengobati jerawat,
-Caranya oleskan agar-agar pada tumbuhan lidah buaya ke seluruh bagian wajah.senantiasa wajah akan terlihat segar dan cerah

9-Hasil gambar untuk gambar orang sedang tidurTidur yang Cukup .
-Caranya: DenganTidur yang Cukup, minimal dalam sehari tidur minimal 8 jam, karena tidur yang cukup adalah faktor terpenting untuk mengatasi masalah jerawat, karena kulit juga membutuhkan istirahat. Disaat anda istirahat kulit akan beregenerasi dan membuang racun berbahaya sehingga saat bangun tidur kulit wajah akan kembali segar.

10-https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjhlk60fSwoxeA1ExhPc9c3dauQpFzG3Rzwkm7YLIKsRlwow86hZ5mR9r-azM1xyGHtIVdWV-Nzj7wJ6GGO6CmE-L2hHZp1STh5MVhb24h5yxnWOLVNoAuTfKZHYHbCG7f-ZQcDtBDiinus/s1600/leherjenjang.jpguntuk perawatan Leher, agar leher tidak keriput,
-Caranya: perawatannya hampir sama dengan perawatan kulit wajah.
dengan masker madu,pisang,bengkuang atau tomat.

Selamat mencoba..

Rabu, 09 Desember 2015

Jangan Mengatakan Ini Saat Wawancara Kerja

Oleh BrighterLife.co.id


shutterstock_157573751
Ingin mencoba peruntungan di kantor baru? Selain menyiapkan curriculum vitae dan surat lamaran, kamu juga harus membuat strategi jawaban untuk menghadapi sesi wawancara. Hati-hati salah menjawab, kesempatan besarmu bisa melayang begitu saja.
Gaji Kurang Besar
Alasan ini memberi kesan kalau kamu hanya berorientasi pada uang. Calon perusahaan baru nggak menerimamu bukan lantaran nggak bisa memberikan gaji tinggi, melainkan karena cap negatif yang kamu ciptakan sendiri.
Karier Tak berkembang
Ini merupakan alasan klasik yang sering diungkapkan para calon karyawan saat sesi wawacara. Sayang, jawaban seperti ini kurang tepat sebab dapat menimbulkan kesan bahwa kamu tipe pekerja yang cepat bosan dan nggak menyukai tantangan. Gawat, kan?
Konflik dengan Rekan Kerja
Tiap kantor pasti memiliki tantangan tersendiri, termasuk rekan kerja baru yang berbeda karakter sehingga menuntut kita untuk pintar menempatkan diri. Karena itulah, memilih alasan resign karena konflik dengan rekan kerja tentu merugikan. Kesan yang ditimbulkan dari jawaban semacam itu adalah ketidakmampuanmu beradaptasi dan bekerja sama dalam sebuah tim.

Trik Menegosiasikan Gaji

shutterstock_191090597
Semua proses wawancara sudah kamu ikuti, dan kini tiba gilirannya menegosiasikan gaji. Hal ini cukup penting, karena ketika kamu salah mengambil keputusan, kesempatan bekerja di tempat baru bisa melayang atau kamu malah bekerja di perusahaan baru dengan gaji yang kurang sesuai dengan potensi.
Bagaimana sih cara menegosiasikan gaji dengan tepat, sehingga kedua belah pihak—perusahaan dan karyawan—sama-sama diuntungkan?
Posisikan diri sebagai pencari kerja, bukan pencari uang
Memang, gaji menjadi salah satu motivator kita dalam bekerja. Namun biasanya banyak perusahaan yang tidak ingin memberi gaji terlampau besar pada karyawannya pada masa probation atau percobaan. Solusinya, coba naikkan angka penghasilan di kantor lama sekitar 20% supaya permintaanmu masuk akal.
Jujur pada diri sendiri
Sebelum masuk meja perundingan, jujurlah dengan diri sendiri. Apakah gaji yang kamu minta sudah sesuai dengan kemampuanmu? Apakah gajimu nanti nggak justru menjadi beban saat bekerja?
Jangan serakah
Ingat, masih banyak tunjangan yang nggak kalah penting dari gaji, juga keuntungan lain dari pekerjaan barumu, seperti jabatan lebih baik, waktu lebih longgar, banyak liburan, bonus melimpah, ada jaminan pendidikan, hingga perjalanan dinas gratis, yang mungkin nggak pernah kamu dapatkan di kantor lama. Jadikan beberapa kelebihan itu sebagai pertimbangan tambahan sebelum memutuskan sebuah angka.
Semoga berhasil!

Dari 2 Tipe Karyawan Ini, Kamu Termasuk yang Mana?

shutterstock_136719446
Ada 2 tipe karyawan di tempat kerja: tipe karyawan yang mencari kerja dan yang mencari uang. Semua ada plus-minusnya. Nah, kamu termasuk yang mana?
Tipe karyawan pencari kerja, biasanya didominasi para karyawan yang bersifat loyal, tekun, taat aturan, dan tergolong safe player. Bagi mereka, pekerjaan adalah ladang untuk mengabdikan diri, menjalani kodrat, dan aktualisasi diri. Sisi baiknya, tentu saja mereka dapat diandalkan karena biasanya nggak mudah tergiur pindah ke tempat lain, alias rela “mengabdi” dalam waktu lama di satu perusahaan.
Sisi negatifnya, karyawan pencari kerja hanya bekerja ala kadarnya, dengan kata lain bekerja sesuai argo dan kurang bersemangat. Akibatnya, para pencari kerja minim inovasi dan butuh supervisi serta dorongan untuk tetap bekerja sesuai target perusahaan.
Kedua, adalah tipe pencari uang. Kalau yang satu ini didominasi oleh karyawan dengan sifat dinamis, aktif, penuh inovasi dan kreativitas. Bagi mereka, bekerja tentu saja sebagai ajang unjuk strata sosial, memenuhi kebutuhan hidup, dan memperluas relasi. Karyawan tipe ini biasanya bekerja penuh semangat, tidak perhitungan, dan punya inisiatif tinggi.
Kekurangannya, biasanya mereka nggak punya sikap loyal. Dalam CV mereka, pindah kerja dalam satu atau dua tahun bukan hal tabu, sebaliknya, justru “mempercantik” CV.
Kira-kira kamu masuk kategori yang mana, nih?

Tetap Bahagia Meski Bekerja Saat Weekend, Ini Rahasianya!

shutterstock_212320576
Harus bekerja di saat yang lain berlibur? Jangan gusar, ubah pola pikirmu tentang bekerja di akhir pekan dengan tips di bawah ini.
Play and enjoy
Jangan biarkan dirimu berpikir bahwa pekerjaan di Hari Sabtu atau Minggu merupakan tekanan. Sebaliknya, anggaplah kegiatanmu itu seperti waktu santai lainnya, sehingga pikiranmu bisa lebih rileks.
Make your time fun
Bawalah camilan ke meja kerja atau beberapa CD lagu kesukaan untuk menambah semangat. Buat segala sesuatunya menyenangkan. Sambil bekerja, kamu juga bisa menyelinginya dengan browsing hal-hal yang kamu suka bahkan stalking beberapa teman di media sosial. Jadi nggak bosan lagi, kan?
On time
Bekerja pada saat libur bukan berarti bersantai dan mengabaikan deadline. Cobalah atur agar pekerjaanmu tetap bisa selesai tepat waktu, bahkan lebih cepat dari jadwal seharusnya, sehingga kamu tetap bisa menikmati akhir pekan dengan menyenangkan sepulang bekerja.

Tinggalkan Kebiasaan Lembur di Kantor

shutterstock_225062131
Sesekali lembur di kantor sih nggak masalah, tapi kalau tiap hari? Demi kesehatan dan keseimbangan hidup, sebaiknya mulai batasi hal satu ini. Ada beberapa strategi yang bisa kamu terapkan untuk meminimalisasinya.
Pertama
Pahami target perusahaan, baik dalam jangka pendek, menengah, maupun panjang. Dengan mengetahui tuntutan perusahaan terhadapmu, kamu bisa mulai mengatur strategi untuk menyelesaikan berbagai target tanpa tekanan.
Kedua
Buatlah daftar pekerjaan yang harus diselesaikan hari ini dan esok, jangan lupa juga untuk memberi checklist pada tiap tugas yang telah dilakukan. Dengan begini, kamu lebih mudah mengetahui tugas mana yang belum maupun sudah dikerjakan. Kamu juga bisa mengukur waktu yang dibutuhkan untuk bekerja, dan waktu untuk beristirahat.
Ketiga
Perfeksionis itu baik, tapi jangan berlebihan. Kebiasaan yang satu ini justru membuat kinerjamu lambat karena kamu sibuk memastikan semuanya sempurna sebelum diserahkan ke atasan. Keinginanmu untuk memberikan yang terbaik bagi perusahaan harus diimbangi dengan efisiensi waktu.
Keempat
Sosialisasi dan refreshing sejenak dari pekerjaan memang diperlukan untuk membuatmu kembali fokus. Namun pergunakan waktu sebaik mungkin. Kalau waktu bersantaimu terlalu lama, pekerjaan yang seharusnya bisa selesai tepat waktu jadi terbengkalai. Alhasil, kamu mau tak mau harus lembur untuk menggarapnya.
Work hard and smart, ya!

Meminimalisasi Risiko Kematian Akibat Duduk Terlalu Lama

shutterstock_190944725Duduk berjam-jam di depan televisi, komputer, ataupun gadget menjadi kegiatan yang mendominasi masyarakat urban. Padahal banyak penelitian yang membuktikan kalau duduk terlalu lama bisa merugikan kesehatan, menyebabkan kegemukan, hingga diabetes. Siasati dengan kegiatan ini yuk, Bright Friends.
Jalan makan siang
Mulai saat ini, berjalanlah minimal sepuluh menit setiap hari pada jam makan siang demi memperlancar peredaran darahmu. Ini bisa jadi cara ampuh untuk membuatmu lebih banyak bergerak.
“Bersahabat” dengan toilet dan dapur
Untuk urusan yang satu ini, sepertinya kamu harus “bersahabat” dengan toilet dan dapur. Hindari meletakkan teko atau botol besar di mejamu. Berjalan ke dapur kantor untuk sekadar mengambil minum atau sering buang air kecil ke toilet akan membuatmu bergerak secara teratur. Coba, deh.
Hilangkan rutinitas menonton televisi di sofa
Setelah penat di jalan karena macet, bersandar di sofa empuk sambil menonton serial televisi kesayangan tentu menjadi godaan menarik. Alih-alih duduk diam, ganti kegiatanmu dengan aktivitas ringan, seperti naik-turun tangga atau melakukan squat. Penelitian membuktikan bahwa kegiatan semacam ini dapat menurunkan angka kematian hingga 14%.